Cara Mengatasi Blue Screen ntoskrnl

Advertisement

Dalam beberapa kasus di forum Windows luar, banyak yang mengeluhkan perihal masalah penggunaan CPU dan memory RAM yang tinggi oleh ntoskrnl.exe.

Penggunaan resource tinggi dari ntoskrnl ini membuat komputer/laptop berjalan lebih lambat. Dalam beberapa kasus bahkan menyebabkan blue screen yang dibawah oleh memory dump.

 

Jadi, Apa itu Ntoskrnl.exe?

apa itu ntoskrnl.exe

ntoskrnl.exe adalah aplikasi sistem yang menyediakan kernel dan layer eksklusif dari ruang kernel Windows NT. ntoskrnl bertanggung jawab sebagai layanan sistem seperti untuk visualisasi hardware dan manajemen memory.

Program ntoskrnl.exe bisa kamu temukan sejak Windows NT, lalu diturunkan ke Windows 7. Kernel adalah proses inti dari Windows yang melakukan proses inti, memory management dan virtualisasi, seperti yang dibahas di atas.

Karena sifatnya yang merupakan file sistem, ia terlindungi dan tidak mudah untuk dihapus maupun dirusak oleh user.

 

ntoskrnl Menggunakan Banyak Disk, RAM & CPU

ntoskrnl memakan resource

Ada beberapa penyebab umum yang membuat ntoskrnl.exe memakan resource, di antaranya:

  • Driver Perangkat yang buruk atau usang.
  • Infeksi / serangan virus.
  • File sistem Ntoskrnl.exe yang korup.
  • Ada Memori Terkompresi Baru di Windows.

Ketika sebuah driver perangkat telah rusak atau outdated (kurang update), driver bisa terus mengirim data ke handler memory ntoskrnl.exe, membuatnya bekerja terus menerus dan akhirnya menggunakan memory yang terlalu banyak.

Begitu juga ketika kita menggunakan aplikasi dari pihak ketiga, bisa jadi aplikasi yang kamu install di komputer mengandung virus, kemudian ia menyusup ke ntoskrnl.exe dan menyebabkan kebocoran memori saat berjalan.

 

ntoskrnl.exe menyebabkan blue screen

Ketika aplikasi ntoskrnl mendeteksi adanya penggunaan memory, cpu atau disk yang terlalu banyak dan tidak lagi bisa masuk, ia menjadi panik.

Dalam upaya menyelamatkan situasi, ia membuang memory berlebih tersebut bersama file Windows lainnya, hasilnya muncullah blue screen / bsod.

Hal yang sama bisa terjadi secara terus menerus jika ruang memory terus terisi, bahkan setelah blue screen baru saja terjadi. Agar CPU tidak terlalu panas, komputer mati untuk mendinginkan CPU.

Cara Mengatasi ntoskrnl Blue screen di Windows 7, 8 dan 10

Dalam upaya memperbaiki ntoskrnl.exe yang menyebabkan blue screen, penting untuk memastikan bahwa file tersebut masih utuh. Untuk mengatasi blue screen yang disebabkan oleh ntoskrnl, ikuti langkah di bawah ini:

1. Perbarui driver perangkat

Selain menggunakan situs official, kalian juga bisa mengupdate driver melalui Update Windows 10 atau device manager. Tentunya paling efisien adalah lewat Windows Update.

cara update driver ntoskrnl

Lakukan hal ini untuk mengupdate driver lewat device manager:

  1. Buka Run ➡ lalu ketik devmgmt.msc.
  2. Setelah Device Manager terbuka, pada setiap perangkat.
  3. Klik kanan pada perangkat yang ingin diupdate ➡ klik Update.
  4. Pilih Automatic update dan ikuti instruksinya
  5. Restart komputer bila perlu.

2. Jalankan aplikasi antivirus untuk scan

scan antivirus ntoskrnl

Aktifkan dulu real time protection & cloud delivered protection:

  1. Klik Start Menu.
  2. Klik Settings ➡ Update & security ➡ Windows Security ➡ Open Windows Security.
  3. Klik Virus & threat protection.
  4. Klik Manage settings dibawah Virus & threat protection settings.
  5. Aktifkan fungsi Real-time protection dan Cloud-delivered protection.

Jika partisi sistem berisi bad sector atau terinfeksi oleh virus atau malware yang tidak dikenal, CMD mungkin tidak dapat bekerja secara normal. Setelah defender aktif, kamu bisa langsung melakukan scan kapanpun kamu mau

3. Nonaktifkan Broker Runtime

Runtime broker juga menjadi salah satu proses sistem yang memakan CPU cukup sering, jika optimasi memori yang buruk, broker juga bisa menyebabkan tingginya penggunaan ntoskrnl.exe dan berujung blue screen

Di kebanyakan forum OS luar, banyak yang menyarankan untuk mematikan Runtime Broker karena ia merupakan salah satu proses sistem yang mengkonsumsi sebagian besar CPU & memory.

Leave a Comment