Ciri eMMC rusak

Tekonzone.ID – eMMC adalah komponen penting dari sebuah smartphone. eMMC, IC atau yang dikenal dengan embedded multimedia controller berfungsi untuk mengatur penyimpanan. Dan, kamu harus mengenali beberapa ciri ketika eMMC rusak agar penggunaan lebih maksimal.

Namun eMMC dapat mengatur dirinya sendiri, tidak seperti IC flash yang hanya berfungsi sebagai storage saja. Mungkin banyak yang sudah mengalami kerusakan eMMC, terutama untuk kamu yang suka oprek smartphone.

 

Gejala Ketika eMMC Mengalami Kerusakan

emmc rusak
eMMC | gambar: antratek.com

Seiring berjalannya waktu dan penggunaan, eMMC akan mulai melemah atau mungkin rusak, sehingga menimbulkan gejala.

Nah sebelum eMMC mengalami kerusakan, maka sangat penting untuk mengenali ciri ciri eMMC yang rusak ini:

  1. Smart Phone slow and often blank
  2. Photos/pictures that can not be removed
  3. Frequent “application has stopped “
  4. factory reset Failed
  5. Failed Flashing
  6. Failed Upgrade

Kerusakan eMMC adalah hal yang sangat wajar apalagi kalau pemakaiannya sudah lama. eMMC sebenarnya sama dengan harddisk pada komputer, mereka memiliki masa pakai (normal).

1. Smartphone menjadi lambat dan sering blank

Gejala pertama adalah smartphone yang mulai lemot dan sering blank, salah satu penyebabnya adalah eMMC yang sudah mengalami kerusakan atau setidaknya sudah mulai “tua”.

eMMC yang rusak akan menyebabkan blank dan slow karena read write dari eMMC mulai menurun karena pemakaian yang sudah lama

Logikanya, seperti hardisk yang sudah mengalami bad sector, ia akan menyebabkan laptop / komputer menjadi lambat dan sering crash.

2. File media yang tidak bisa dihapus

Jika ada gambar atau media lain yang tidak bisa dihapus, kemungkinan ada kerusakan pada eMMC. Hal ini bisa kamu rasakan ketika kamu sudah menghapus file tapi file gambar tersebut muncul lagi.

3. Aplikasi sering berhenti tiba-tiba

Aplikasi yang terhenti tiba-tiba bisa menjadi salah satu tanda kerusakan pada eMMC kalian. Namun aplikasi terhenti juga bisa disebabkan oleh aplikasi yang tidak kompatibel atau RAM yang sudah terlalu penuh.

4. Tidak bisa reset ke pengaturan pabrik

Ketika fungsi reset to factory default gagal, kemungkinan terbesar yang terjadi adalah kerusakan pada eMMC. Fungsi ini bisa dijalankan, tapi aplikasi yang ada tidak hilang. Salah satu ciri ketika eMMC rusak adalah masalah ini.

5. Flashing yang selalu gagal

Biasanya, proses flashing hanya membutuhkan waktu 15 menit. Namun beberapa ponsel yang memiliki eMMC rusak akan mengalami kegagalan saat melakukan flashing padahal “bahan” yang digunakan sudah benar.

6. Upgrade yang sering gagal

Hati-hati karena kegagalan upgrade yang sering terjadi juga bisa dikarenakan eMMC yang sudah melemah, belum rusak. Hal ini disebabkan karena proses read/write yang bermasalah atau gagal.

 

Lihat juga artikel menarik lainnya di sini:

Leave a Comment